Teknik Dasar Tenis Meja Beserta Gambar dan Penjelasan untuk Pemula

teknik dasar tenis meja

Teknik Dasar Tenis Meja – Olahraga tenis meja memang sudah lama digemari oleh masyarakat Indonesia dan sudah mendapatkan berbagai kemenangan yang membanggakan. Selain menyenangkan tenis meja juga olahraga yang menyehatkan badan dan mudah dimainkan. Jika ingin mencoba melakukan olahraga tenis meja perhatikan hal yang menjadi teknik dasar tenis meja untuk bermain.

Tenis meja atau yang biasa disebut dengan ping pong merupakan olahraga yang berasal dari Tiongkok. Olahraga tenis meja masuk ke Indonesia pada saat Penjajahan Belanda sekitar tahun 1930 dan hanya dimainkan oleh orang Belanda. Saat ini di Indonesia sudah ada yang mengatur olahraga tenis meja yaitu PTMSI. Melakukan olahraga tenis meja bukan hal yang sulit untuk dipelajari. Berikut beberapa teknik dasar tenis meja yang bisa dipraktekkan.


Teknik Memegang Bet Tenis Meja

Teknik Dasar Tenis Meja

Memegang bet adalah hal yang terpenting dalam memainkan tenis meja. Genggaman pada bet dapat berpengaruh terhadap lemparan bola ke lawan. Berikut beberapa teknik memegang bet tenis meja:

1. Penholder Grip

Teknik penholder grip ini dilakukan dengan cara seperti memegang sebuah pulpen di tangan. Melakukan teknik penholder grip biasa dilakukan untuk lemparan forehand. Langkah yang dilakukan untuk teknik penholder grip:

  • Pegang gagang bet ke arah atas
  • Genggam gagang bet seperti memegang pulpen dengan telunjuk dan ibu jari
  • Rapatkan jari selain telunjuk dan ibu jari.

2. Shakehand Grip

Teknik shakehand grip ini dilakukan seperti berjabat tangan dan teknik ini lebih baik dilakukan saat lemparan backhand. Para pelatih atau pemain yang sudah sering melakukan olahraga tenis meja sering menyarankan untuk menggunakan teknik shakehand grip karena lebih mudah. Cara untuk teknik shakehand grip:

  • Pegang bet tenis meja seperti sedang berjabat tangan dan pastikan posisi bet tegak lurus dengan lantai.
  • Letakkan telunjuk searah lurus dengan bet dan ibu jari menekuk untuk memegang bagian gagang bet lainnya.
  • Rapatkan ibu jari agar genggaman lebih kuat

3. Seemiller Grip

Teknik seemiller grip hampet sama dengan teknik shakehand grip tetapi berbeda di posisi jari telunjuk yang berada untuk memegang seluruh bagian bet tenis meja. Langkah yang dapat dilakukan untuk teknik seemiller grip:

  • Ikuti langkah memegang bet seperti berjabat tangan atau seperti langkah teknik shakehand grip
  • Putar 90 derajat pada bagian atas bet searah tubuh yang berguna untuk memperkuat lemparan saat backhand.
  • Tekuk jari telunjung sepanjang sisi bet.

Baca Juga: teknik dasar bulutangkis


Teknik Gerakan Kaki

Teknik Dasar Tenis Meja

Teknik gerakan kaki atau biasa disebut footwork yaitu teknik yang berfokus pada pergerakan kaki saat bermain tenis meja. Untuk teknik dasar tenis meja yang paling penting pada kaki yaitu posisi kaki menekuk sedikit di lutut dan lebar kedua kaki harus seimbang agar tidak kesulitan saat melakukan perpindahan kaki.


Teknik Bersiap Siaga

Teknik Dasar Tenis Meja

Teknik dasar tenis meja yang lainnya yaitu teknis bersiap siaga atau sering disebut stance. Fungsi teknik ini adalah untuk bertahan dari serangan lawan dan meliputi seluruh bagian tubuh. Berikut teknik bersiap siaga yang dapat dipelajari:

1. Square Stance

Teknik square stance yaitu saat posisi badan menghadap meja dan menandakan pemain sudah siap. Dalam melakukan teknik ini hanya menggerakkan kaki ke kanan, kiri, depan, atau belakang

2. Side Stance

Teknik Side stance yaitu saat posisi menyerong dari meja atau disaat posisi ingin menyerang lawan. Dalam melakukan teknik ini biasa dilakukan yaitu posisi menyerong ke kanan atau ke kiri.


Teknik Memukul

Teknik Dasar Tenis Meja

Gerakan  terakhir yang bisa dipelajari dalam teknik dasar tenis meja yaitu memukul. Dalam memukul ada beberapa teknik yang bisa dipelajari, yaitu:

1. Pukulan Forehand

Pukulan forehand dilakukan saat bola berada di kanan pemain. Cara melakukan teknik ini yaitu posisi tubuh harus lebih rendah dan menggerakkan bet kearah pinggang. Penholder grip merupakan teknik memegang bet tenis meja yang cocok saat melakukan forehand.

2. Pukulan Backhand

Pukulan backhand yaitu dilakukan saat bola berada di kiri pemain. Cara melakukan teknik ini yaitu posisi tubuh harus lebih rendah sedikit dan menggerakkan bet ke arah pinggang kiri. Shakeholder grip merupakan teknik memegang bet tenis meja yang cocok saat melakukan backhand.

3. Pukulan Servis

Pukulan servis yaitu pukulan saat pertama kali bola dilempar dan menandakan permaian sudah dimulai.

4. Pukulan Chop

Pukulan chop bisa diartikan sebagai pukulan bertahan dari serangan lawan. Ada dua jenis pukulan chop yaitu backhand dan forehand chop.

5. Pukulan Push

Pukulan push dilakukan saat bola yang dilemparkan untuk lawan tidak terlalu tinggi melambung.

6. Pukulan Drive

Pukulan drive dilakukan dengan gerakan yang datar tetapi keras. Tujuan dari teknik pukukan drive yaitu untuk melakukan control terhadap serangan lawan.

7. Pukulan Block

Pukulan block yaitu pukulan yang dilakukan untuk membalas lemparan lawan yang keras dengan mengentikan bola dengan bet yang tertutup.

8. Pukulan Lob

Pukulan lob dilakukan agar lemparan melambung tinggi kearah lawan dengan tujuan agar bola sulit dikembalikan

9. Pukulan Smash

Pukulan smash dilakukan secara keras dan kasar yang bertujuan untuk mebuat lawan mati dan melemah.

10. Pukulan Spin

Pukulan spin dilakukan saat bet berada di posisi miring. Teknik pukulan ini digunakan untuk mengecoh para lawan karena akan susah untuk dikembalikan kembali. Pukulan spin harus dikuasai dan sangat  penting bagi pemain memahami teknik ini karena akan sangat memudahkan dalam perlombaan.

Baca Juga: teknik dasar renang


Alat yang Diperlukan

Teknik Dasar Tenis Meja

Dalam melakukan olahraga tenis meja siapkan alat yang diperlukan yaitu:

1. Bet (Raket Dalam Tenis Meja)

Bet untuk tenis bagian atas berbentuk bulat dan terbuat dari karet sintesis yang berguna untuk menyeimbangkan gerakan pukulan pemain terhadap lemparan bola. Minimal siapkan 2 buah bet untuk setiap bermain.

2. Bola

Bola untuk bermain tenis meja berukuran kecil dan terbuat dari celluloid.

3. Meja Tenis

Meja yang diperlukan untuk bermain tenis biasanya berwarna hijau dengan garis putih. Ukuran yang disiapkan untuk meja tenis yaitu panjang 2.74 meter, lebar 1.52 meter, dan tinggi 76 centi meter.

4. Net

Alat terakhir yang harus ada saat olahraga tenis meja yaitu net. Panjang ideal net yaitu 1,83 meter dengan penyangga paling pendek 15 centi meter dan paling panjang 25 centi meter dengan jarak masing-masing penyangga sesuai panjang penyangga. Tinggi net dari meja minimal 15 centi meter.


Tips Bermain Tenis Meja

Teknik Dasar Tenis Meja

Untuk melakukan olahraga tenis meja hal yang paling penting adalah lengkapnya persediaan dalam permainan. Berikut tips yang bisa dilakukan saat pertama kali bermain tenis meja:

1. Belilah Bet Yang Berkualitas Baik

Dalam menyiapkan perlengkapan kualitas alat memang hal yang penting agar tidak mengganggu kenyamanan. Bet yang dibeli harus yang nyaman digenggam dan tidak kasar.

2. Cari Tempat Bermain Yang Luas

Tempat atau arena bermain tenis meja juga penting dipersiapkan karena jika tempat tidak baik maka para pemain juga tidak akan nyaman. Carilah tempat yang cukup luas agar para pemain dapat dengan leluasa bergerak saat bertanding.

3. Lakukan Persiapan Sebelum Bermain

Lakukan persiapan sebelum permainan dimulai sangat penting, lakukanlah pemanasan agar badan tidak kaku dan terhindar dari cidera otot sehingga permainan terus berlangsung.

Permainan tenis meja sudah sangat sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia dan merupakan aktivitas yang menyenangkan. Teknik dasar tenis meja perlu dipelajari selain untuk menambah wawasan juga bermanfaat saat bermain untuk olahraga agar tidak cidera dan tidak salah dalam melakukan permainan.

Teknik Dasar Tenis Meja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *