Teknik Dasar Sepak Bola : Peraturan dan Penjelasan Singkat untuk Pemula

teknik dasar sepak bola

Teknik Dasar Sepak Bola – Sepak bola sudah menjadi olah raga yang banyak digemari oleh semua kalangan di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Tak sedikit anak Indonesia yang menjadikan atlet sepak bola sebagai cita-cita mereka. Meski banyak digemari dan dimainkan, tapi ternyata tidak banyak yang mengerti tentang teknik dasar sepak bola, sehingga sering dijumpai berbagai kesalahan mendasar.

Kesalahan-kesalahan mendasar ini dijumpai tidak hanya oleh anak-anak, melainkan orang-orang dewasa, bahkan pemain sepak bola profesional pun beberapa kali melakukan kesalahan. Karena itu, coba simak beberapa penjelasan tentang teknik bermain sepak bola berikut ini, agar tidak melakukan kesalahan-kesalahan mendasar berujung fatal.


Teknik Menggiring Bola

Teknik Dasar Sepak Bola

Menjadi teknik dasar sepak bola paling utama, menggiring bola atau dribbling ini memiliki peran sangat penting. Menggiring bola, berarti membawa bola dengan menggunakan kaki ke arah yang dituju oleh pemain. Pemain sepak bola yang lihai menggiring akan membuat permainan terlihat sangat menarik. Selain itu, menggiring bola dengan baik juga sangat membantu terutama saat proses penyerangan.

Ada beberapa teknik menggiring bola yang bisa dipelajari seperti teknik menggiring bola dengan kaki bagian dalam dan luar. Salah satu cara agar semakin lihai adalah dengan menggiring bola secara zig-zag di antara batas-batas rintangan yang disiapkan. Dengan sering berlatih, seorang pemain dapat memutuskan kapan menggiring cepat untuk menyerang, atau pelan untuk memperlambat tempo.

Baca Juga: teknik dasar lompat tinggi 


Teknik Mengumpan

Teknik Dasar Sepak Bola

Salah satu teknik dasar sepak bola lain yang wajib dikuasai adalah mengumpan atau passing. Karena sepak bola tidak dimainkan secara individu maka mengumpan bola rekan adalah suatu hal yang wajib. Meski terlihat sederhana, mengumpan sebetulnya membutuhkan kecermatan dan teknik yang tepat sehingga bola operan dapat sampai pada rekan yang dituju.

Beberapa pemain sepak bola profesional tidak memiliki kemampuan untuk menggiring dengan lihai, tapi menggantinya dengan kemampuan mengumpan yang akurat. Berlatih mengumpan tidak bisa dilakukan sendirian. Membentuk kelompok terdiri dari dua orang dan melakukan umpan langsung adalah cara sederhana berlatih mengumpan. Tingkatan berlatih yang lebih sulit adalah bermain kucing-kucingan yaitu mengoper bola menghindari lawan yang mengejar.


Teknik Mengontrol Bola

Teknik Dasar Sepak Bola

Jika teknik mengumpan sudah dikuasai, teknik dasar sepak bola berikutnya yang harus dipelajari adalah teknik mengontrol bola. Bola yang dikirimkan oleh teman harus dapat dikontrol dengan baik sehingga tidak terlepas dan direbut oleh lawan. Beberapa teknik mengontrol bola yang dapat dipelajari antara lain mengontrol bola dengan kaki, paha, dan dada.

Mengontrol dan mengendalikan bola juga harus dibarengi dengan ketenangan. Mengontrol bola dengan tenang dapat membuat pemain bisa menguasai bola sepenuhnya. Ketidakmampuan mengontrol bola dengan baik akan sangat merugikan tim karena proses penyerangan dapat terganggu atau bola dapat direbut lawan. Kelihaian mengontrol bola juga akan mempermudah pemain dalam mengambil keputusan berikutnya, apakah akan mengumpan, menggiring, atau menembak.


Teknik Menembak Bola

Teknik Dasar Sepak Bola

Permainan sepak bola memiliki tujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Salah satu cara yang paling mudah dan lazim dilakukan adalah dengan menembak bola dengan kencang dan akurat. Teknik dasar sepak bola ini harus dikuasai untuk dapat melakukan tendangan yang kencang dan terarah. Menembak bola juga memiliki berbagai variasi cara yang dapat dilakukan seperti berikut ini :

1. Menembak Menggunakan Kaki Dalam

Menembak bola menggunakan kaki bagian dalam biasanya memiliki ciri tembakan yang tidak terlalu kencang tapi sangat terarah. Pemain yang mampu menguasai teknik menembak menggunakan kaki bagian dalam biasanya memiliki akurasi tembakan yang sangat baik. Menembak menggunakan kaki bagian dalam juga dapat meningkatkan akurasi tembakan sehingga pemain dapat mengarahkan bola ke bagian yang sulit dijangkau oleh kiper.

2. Menembak Menggunakan Kaki Luar

Lain halnya dengan menembak menggunakan kaki bagian dalam, menembak menggunakan kaki bagian luar akan memberikan efek yang berbeda. Bola yang ditendang menggunakan luar akan bergerak cepat, keras, berputar, dan berbelok berlawanan dengan ayunan kaki. Hal ini akan dengan mudah mengecoh dan sulit ditangkap oleh kiper lawan.

3. Menembak Menggunakan Punggung Kaki

Berbeda lagi dengan teknik menembak yang satu ini. Menembak menggunakan punggung kaki akan menghasilkan efek tembakan yang lurus, keras, dan cepat. Teknik ini sekilas mudah, tapi jika tidak dikuasai dengan benar dapat menyebabkan kaki pemain menjadi cedera, terutama pada bagian engkel. Namun, jika dikuasai dengan benar, teknik menembak bola menggunakan punggung kaki akan menjadi senjata yang mematikan.

Namun sebelum mempelajari variasi-variasi tembakan, hal paling umum yang harus diperhatikan agar tembakan menjadi kencang dan terarah adalah posisi kaki tumpuan. Posisi kaki tumpuan harus kokoh dan tepat berada di samping bola, sementara kaki terkuat diayunkan untuk melakukan tembakan.


Teknik Menyundul

Teknik Dasar Sepak Bola

Pada umumnya, pemain sepak bola diperbolehkan menggunakan seluruh tubuh termasuk tangan bagi penjaga gawang. Selain menggunakan kaki, umumnya pemain sepak bola menggunakan kepala untuk menyundul bola dalam mengumpan maupun memasukkan bola ke dalam gawang lawan. Melakukan sundulan bola menggunakan kepala ini lebih sulit dibanding melakukan tendangan menggunakan kaki.

Agar dapat menguasai salah satu teknik dasar sepak bola yang satu ini, yang perlu diperhatikan adalah pandangan mata harus selalu fokus pada bola. Selain itu gunakan dahi dan bukan ubun-ubun untuk mencegah pusing. Teknik menyundul bola dengan kepala ini akan sangat menguntungkan bagi pemain-pemain yang memiliki postur tubuh tinggi.

Baca Juga: teknik dasar bulu tangkis


Teknik Merebut Bola Dari Lawan

Teknik Dasar Sepak Bola

Bermain sepak bola tidak hanya soal menyerang, tapi juga bertahan agar gawang tidak kebobolan. Agar lawan tidak sampai mengancam gawang, maka bola harus segera direbut. Selain itu dengan merebut bola dari penguasaan lawan akan memberikan kesempatan untuk menyerang balik. Merebut bola dari lawan bukan perkara mudah, sehingga pemain harus benar-benar menguasai teknik dasar sepak bola ini.

Konsentrasi dan keseimbangan tubuh yang baik adalah salah satu faktor utama saat akan merebut bola dari kaki lawan. Dua hal tersebut mutlak dibutuhkan agar pemain tidak mudah terkecoh oleh pergerakan atau umpan lawan. Selain itu, berhati-hatilah dalam merebut bola dari lawan agar tidak terjadi pelanggaran yang justru merugikan tim.


Teknik Lemparan Ke Dalam

Teknik Dasar Sepak Bola

Teknik lemparan ke dalam atau throw in adalah teknik dasar sepak bola yang seringkali diabaikan oleh pemain. Padahal, nyatanya masih banyak pemain sepak bola yang salah dalam melakukan teknik lemparan ke dalam. Kesalahan dalam melempar berakibat pelanggaran yang menyebabkan kesempatan lemparan dialihkan kepada lawan, sehingga lawan memiliki kesempatan untuk menguasai bola.

Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan teknik lemparan ke dalam di antaranya adalah menggunakan kedua telapak tangan dalam melempar bola. Bola diayunkan menggunakan kedua tangan dari belakang dan dilepaskan tepat dari atas kepala. Posisi tubuh juga harus searah dengan arah lemparan. Sementara saat melempar bola, kaki tidak boleh terangkat dan berada di luar garis lapangan.

Berita baiknya, banyak sekolah sepak bola di Indonesia yang mampu mengajarkan teknik dasar sepak bola dengan benar. Harapannya, dengan begitu pemain-pemain sepak bola di Indonesia tidak lagi mengulangi kesalahan-kesalahan mendasar dan meningkatkan teknik bermainnya. Dengan baiknya teknik dasar seorang pemain, kualitasnya juga turut meningkat, sehingga prestasi juga akan ikut meningkat.

Teknik Dasar Sepak Bola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *