Tata Surya – Tata surya merupakan kumpulan dari benda-benda langit yang meliputi bintang, planet, satelit, asteroid, meteor, komet, dan lain sebagainya dengan matahari sebagai pusat edarnya.

Materi ini sebenarnya sudah diajarkan saat menduduki bangku sekolah dasar. Para murid mempelajari tentang pengertian hingga isi dari tata surya.


Planet-Panet Dalam Tata Surya

Tata Surya

Planet di dalam tata surya terbagi menjadi dua, yaitu Planet Dalam (Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars) dan juga Planet Luar. Berikut adalah 8 planet yang berada dalam susunan tata surya.

1. Planet Merkurius

Planet Merkurius merupakan planet terkecil dibanding dengan 7 planet lainnya. Tidak hanya itu, planet ini memiliki jarak terdekat dengan matahari. Hal itu menyebabkan planet merkurius memiliki masa revolusi lumayan cepat, yakni hanya 88 hari saja. Merkurius juga memiliki masa rotasi dalam waktu 59 hari.

Karena posisinya yang sangat dekat dengan matahari, maka bisa di temui banyak sekali kawah dan lubang akibat tabrakan dengan meteor lain. Suhu planet merkurius pun sangat berbeda saat siang dan malam hari. Planet ini memiliki sekitar -184 derajat saat malam hari dan 427 derajat di siang hari.

2. Planet Venus

Selanjutnya ada Venus yang merupakan planet kedua terdekat dengan matahari setelah merkurius. Waktu yang dihabiskan untuk mengorbitkan matahari adalah sekitar 224,7 hari. Planet Venus tidak memiliki satelit sama seperti Planet Merkurius.

Planet Venus disebut juga sebagai Planet Bersaudara karena dianggap mirip dengan Bumi, mulai dari jaraknya yang dekat hingga ukurannya yang cenderung sama. Namun ternyata, Planet Venus sangatlah berbeda dengan planet bumi yakni karbon dioksida yang memenuhi hingga 96% di planet ini.

3. Planet Bumi

Planet Bumi merupakan satu-satunya planet yang dianggap layak untuk menjadi tempat suatu kehidupan di dalam system tata surya ini. Hal ini dikarenakan jaraknya yang tepat dengan matahari, memiliki atmosfer-atmosfer yang melidunginya, dan lain-lain.

Bumi juga memiliki rotasi dan revolusi terhadap matahari. Rotasinya jauh lebih cepat daripada Merkurius yakni hanya 24 jam. Sedangkan revolusinya memakan waktu lumayan lama yakni 365 ¼ hari.

4. Planet Mars

Planet mars merupakan planet keempat yang berorbit di dalam susunan tata surya. Beberapa waktu yang lalu planet ini sempat menjadi bahan diskusi oleh NASA karena adanya kemungkinan untuk manusia tinggal disana. Hal ini didukung oleh penemuan air disana yang diyakini sebagai sumber mata air bagi manusia.

Planet yang disebut sebagai planet merah ini memiliki temperatur sekitar 50-60 derajat. Selain itu, planet ini memiliki rotasi yang sangat singkat yakni 4,6 jam dan rotasi selama 687 hari. Suhu di planet ini pada saat malam hari sangatlah dingin yakni hingga mencapai -100 derajat.

5. Planet Jupiter

Planet Jupiter merupakan planet luar yang mampu menyedot perhatian akibat ukurannya yang sangat besar. Tak hanya itu, planet ini juga memiliki beribu satelit kecil yang membentuk cincin sehingga menambah keindahannya.

Planet Jupiter memiliki diameter nyaris mencapai 143 km. Selain menjadi planet terbesar, Jupiter juga memiliki rotasi tercepat di dalam sistem tata surya ini. Rotasi hanya membutuhkan waktu 10 jam, yang berbanding balik dengan bumi yang membutuhkan waktu 24 jam.

6. Planet Saturnus

Planet dalam sistem tata surya selanjutnya adalah planet saturnus. Saturnus terkenal akan keindahannya yang memiliki cincin. Sayangnya, saturnus jarang dapat di lihat dari bui karena jaraknya yang lumayan jauh dari matahari.

Saturnus, bumi, dan matahari selalu bertempat di satu garis lurus dalam setiap 378 hari. Planet ini juga memiliki rotasi dan evolusi antara lain 10 jam 40 menit dan 29,46 tahun lamanya. Planet Saturnus juga memiliki sebanyak 18 satelit.

7. Planet Uranus

Planet ini ditemukan pertama kali oleh peneliti dari Inggris di tahun 1781 bernama Wilhelm H. Menariknya planet uranus memiliki atmosfer terdingin di dalam tata surya yakni -224 celcius. Planet ini memiliki lama rotasi sekitar 17 jam dan revolusi selama 84 tahun.

8. Planet Neptunus

Planet Neptunus ini merupakan planet dengan jarak yang paling jauh dari matahari. Uniknya planet ini sering disebut sebagai planet kembar dengan planet Uranus. Neptunus merupakan planet yang terkenal karena kekencangan anginnya. Bahkan angin badai di planet ini setara dengan 10 kali angin topan di Bali.

Planet Neptunus memiliki diameter terbesar keempat yakni berukuran sebesar lebih dari 49.000 km. Neptunus juga memiliki massa sebesar 17 kali lebih besar daripada miliki bumi menjadikannya sebagai planet dengan massa terberat ketiga.

Baca Juga: lapisan atmosfer


Seputar Fakta Tentang Pluto

Tata Surya

Mayoritas dari para masyarakat mengatakan bahwa dulunya Pluto merupakan sebuah planet namun sekarang tidak. Namun tidak banyak yang tahu alasan mengapa Pluto tidak kembali menjadi sebuah planet.

Faktanya, beberapa perwakilan dari NASA berdiskusi akan ini. Ada beberapa pendapat ayng mengatakan bahwa Planet Pluto tidak layak menjadi sebuah planet karena tidak memiliki orbit yang tidak jelas. Hal ini sangatlah berlawanan dengan syarat menjadi sebuah planet yakni dengan memiliki orbit yang jelas.

Baca Juga: piramida penduduk 


Satelit Dalam Planet

Tata Surya

Tidak hanya planet, satelit juga ditugaskan untuk mengelilingi planet dengan beberapa tujuan. Berikut ini adalah daftar satelit-satelit yang ada di planet masing-masing.

1. Merkurius

Planet terkecil dan terdekat dengan matahari tidak memiliki satelit. Alasannya ialah Merkurius memiliki jarak yang sangat dekat dengan matahari. Oleh karena jarak yang sangat dekat dengan matahari, membuat pengaruh yang cukup besar terhadap benda-benda yang mengelilinginya.

2. Venus

Sama halnya dengan Merkurius, Venus tidak memiliki satelit alami. Hal ini dikarenakan jaraknya yang terdekat kedua setelah merkurius kepada matahari. Gravitasi dari matahari yang lumayan kuat juga dapat memengaruhi orbit lain yang berada di sekitar planet Venus.

3. Bumi

Planet yang memiliki jutaan makhluk hidup di dalamnya memiliki satu satelit yang amat terkenal, yakni Bulan. Bulan menduduki peringkat kelima dalam daftar satelit terbesar di tata surya. Ada banyak sekali fungsi yang dapat diberikan oleh Bulan diantaranya sebagai alat penghitung kalender.

4. Mars

Phobos dan Deimos merupakan dua satelit alami yang ditangkap oleh Planet Mars dengan cara menangkap sebuah objek yang terlintas di orbitnya. Benda langit lainnya yang ia tangkap adalah asteroid dan komet.

5. Jupiter

Selain menjadi Planet terbesar, Jupiter juga memiliki total 67 satelit dengan 4 satelit terbesar andalannya. Io, Ganymede, Callisto, Europa merupakan satelit-satelit terbesarnya. Tidak hanya itu, ada juga 63 satelit alami lainnya yang ia tangkap dalam orbitnya.

6. Saturnus

Dengan cincin yang terdiri dari kerikil-kerikil halus menjadikannya sebagai planet tercantik di dalam tata surya, Saturnus memiliki 62 satelit. Tidak kalah dengan Planet Jupiter, Planet Saturnus memiliki satelit terbesar yakni satelit Titan. Phoebe dan Hyperion merupakan satelit terbesar kedua dan ketiga setelah Titan.

7. Uranus

Planet Uranus memiliki sebanyak 27 satelit alami. Namun dari 27 satelit tersebut, terdapat 2 satelit terbesar adalah Titanium dan Oberon. Tak hanya itu, Titania dan Oberon juga merupakan satelit pertama yang ditemukan oleh planet ini.

8. Neptunus

Yang terakhir ada Planet Neptunus yang memiliki total 14 satelit alami. Triton merupakan satelit terbesar yang dimilikinya disusul dengan Thalassa, Despina, dan Nereid. Tak hanya itu, masih ada 10 satelit alami yang bergerak aktif pada orbitnya.

Itulah tadi sedikit pengetahuan tentang tata surya mulai dari pengertian hingga satelit yang berada dalam planet suatu tata surya. Sudah ada 8 planet yang dibahas singkat dan jelas. Mulai dari Merkurius dan juga Neptunus. Para pelajar juga diharapkan semakin paham dan mengerti tentang tata surya dan tahu beberapa pengetahuan yang berkaitan dengan tata surya.

Tata Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like