Suku Bangsa di Indonesia Berdasarkan Provinsi dan Terkenal Tradisinya

suku bangsa di indonesia

Suku Bangsa Di Indonesia – Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya, bahasa, agama, budaya, kesenian, adat istiadat, serta suku bangsa di Indonesia juga sangat beragam. Keanekaragaman inilah yang membuat Indonesia dinobatkan menjadi negara dengan khazanah budaya yang layak diperhitungkan keberadaannya.

Tak dapat dipungkiri lagi, keaneka ragaman budaya Indonesia banyak menarik perhatian para pelancong yang sedang berkunjung ke Indonesia, banyak diantara para wisatawan yang mengaku kagum pada budaya Indonesia.

Baca Juga: provinsi di indonesia


Alasan Mengapa Indonesia Kaya Akan Suku Bangsa dan Budaya

Suku Bangsa Di Indonesia

Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak penduduk yang berasal dari wilayah serta keturunan yang berbeda-beda, karena hal inilah banyak kemudian muncul suku bangsa yang tersebar hampir diseluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: norma hukum


Beberapa Suku Bangsa Dengan Tradisi Yang Unik

Suku Bangsa Di Indonesia

Indonesia banyak memiliki suku bangsa dengan keunikan tradisi yang sudah dikenal banyak masyarakat luas. Dengan keunikan itulah, Indonesia dijuluki sebagai negara dengan wisata budaya terkaya. Dibawah ini beberapa contoh keunikan tradisi suku bangsa di Indonesia :

1. Suku Baduy

Berada di Provinsi Banten, Suku Baduy atau Suku Badui adalah salah satu suku bangsa di Indonesia yang masih menjaga erat nilai dari para leluhur. Terisolasi dari keramaian kota sudah menjadi pilihan masyarakat Baduy.

Bukan tanpa alasan, masyarakat asli ini merasa budaya luar mampu menodai keaslian dari budaya yang sudah diwariskan oleh leluhur mereka. Di Baduy sendiri sudah terbagi menjadi dua bagian, yakni Baduy Dalam dan Luar.

Keunikan yang bisa kita lihat dari suku ini adalah pakaian yang digunakan, yakni berwarna putih polos lengkap dengan ikat kepalanya yang juga berwarna putih. Kepercayaan yang dianut pun masih bersifat animisme.

2. Suku Buton/ Suku Pelaut

Terletak di Sulawesi Tenggara, yakni di Kepulauan Buton. Sebenarnya Suku Buton sudah bayak tersebar diseluruh wilayah seperti Kendari, Bombanna. Suku Buton percaya bahwa leluhur mereka merupakan seorang imigran yang membangun kerajaan di Buton.

Suku Buton ternyata banyak menyimpan keunikan. Salah satu yang menjadi keunikan, adalah salah satu tradisi yang rutin dilakukan yakni Keriaan “Pakande-Kande” atau makan-makan.  Tradisi ini dilakukan oleh gadis Buton yang sudah berhias dan berpakaian adat.

Yang membuat tradisi ini beda dari makan-makan biasa adalah, para gadis Buton lah yang menyuapi para tamu yang telah hadir. Hidangan yang telah tersedia dalam nampan dengan lauk yang bisa dipilih menjadi keseruan tersendiri bagi para tamu.

3. Suku Dayak

Suku Bangsa di Indonesia selanjutnya yang memiliki keunikan tradisi adalah suku dayak. Letak tempat tinggal suku ini adalah di Pulau Kalimantan. Suku ini memiliki masyarakat yang sangat terbuka dan ramah. Asalkan pengunjung tidak merusak peninggalan leluhur, mereka akan menjamu dengan sangat baik.

Suku dayak juga terkenal dengan keasrian tempatnya, mereka selalu menjaga kebersihan wilayahnya. Selain itu, gadis Dayak terkenal dengan kecantikannya. Banyak hal menarik yang kita dapat jika berjalan-jalan kesini.

Tradisi yang mungkin sudah sangat terkenal dan tergolong unik adalah tradisi Kuping Panjang.Bagi sebagian orang, mungkin tradisi ini tergolong seram, akan tetapi bagi masyarakat Dayak, memanjangkan kuping termasuk melatih kesabaran.

4. Suku Dani

Masyarakat Papua yang mendiami Lembah Baliem hingga puncak Jayawijaya adalah Suku Dani, suku yang belum mengalami modernisasi ini masih sangat kental akan nilai-nilai luhur. Terkenal dengan keunikan budaya serta tradisinya, eksistensi Suku Dani sudah sangat mendunia.

Suku Dani merupakan suku yang berperangai keras dan sangat menyukai peperangan, namun jangan khawatir, jika sudah mengenal satu sama lain, masyarakat Dani sangatlah baik dan juga ramah.

Pakaian masyarakat Dani pun masih sangat sederhana yakni berupa koteka (pakaian pria yang terbuat dari dari umbi) sedangkan pakaian wanitanya masih suka bertelanjang dada. Rumah masih sangat sederhana, yakni dari jerami berbentuk jamur.

5. Suku Minahasa

Suku Manado atau biasa disebut Suku Minahasa adalah salah satu suku bangsa di Indonesia yang sampai saat ini masih menjaga kelestarian tradisi dan budayanya. Masyarakat yang bermukim di Suku Minahasa ini adalah suku asli Sulawesi Utara.

Adat istiadat yang masih dijaga kelestariannya sampai saat ini adalah tradisi Monondeaga. Tradisi ini dilakukan untuk memperingati masa pubertas seorang anak yang ditandai dengan mengalami haidnya yang pertama.

Upacara Monondeaga ini sebagai ungkapan rasa syukur keluarga si gadis yang telah menginjak usia dewasa. Anak gadisi ini dalam perayaan didandani layaknya orang dewasa sehingga memancarkann aura kecantikannya sebagai perempuan dewasa.

6. Suku Kajang

Suku yang terletak di Sulawesi Selatan ini, tepatnya di Kota Bulukumba. Kajang menjadi salah satu suku yang juga masih mempertahankan kemurnian tradisi dan nilai leluhurnya ditengah gerusan era globalisasi seperti saat ini.

Berbanding terbalik dengan Suku Baduy, pakaian khas dari Suku Kajang ini berwarna hitam. Mereka menganggap warna hitam melambangkan kesucian diri. Suku Kajang sendiri terbagi atas dua, yakni Kajang Dalam dan Kajang Luar.

Dimana Kajang Dalam masih kental sekali budayanya dan nyaris tak menerima segala bentuk modernisasi. Kajang Luar meskipun masih menjalankan tradisi, tetapi mereka lebih terbuka.

7. Suku Toraja

Menjadi salah satu ikon wisata yang berada di Sulawesi Selatan, Toraja menjadi destinasi wisata rohani yang wajib dikunjungi. Meskipun sarat akan nuansa mistis, tidak menyurutkan minat wisatawan untuk menjelajah setiap sudut salah satu suku bangsa di Indonesia satu ini.

Keunikan tradisi yang banyak menarik para wisatawan lokal maupun mancanegara adalah Rambu Solo’. Tradisi ini adalah salah satu bentuk penghormatan masyarakat Toraja terhadap leluhurnya. Setiap tahap pada upacara Rambu Solo’ ini memiliki esensi tersendiri.

Adapun agenda yang tidak didapatkan pada upacara kematian yang lainnya adalah tradisi Ma’tinggoro Tedong, yaitu tradisi menyembelih kerbau dengan cara menebas lehernya dengan parang Toraja. Terdengar sadis memang, tetapi inilah yang menjadi daya tarik sendiri.

8. Suku Bugis

Selanjutnya yang mempunyai tradisi yang tak kalah menarik adalah Suku Bugis, tersebar hampir di banyak wilayah di Sulawesi Selatan tak terkecuali Kota Makassar sendiri. Suku ini memiliki banyak keunikan yang juga memperkaya khazanah budaya Indonesia.

Meskipun Suku Bugis sudah banyak mengalami modernisasi, masih banyak lapisan masyarakat yang tetap mempertahankan nilai-nilai luhur yang sudah jadi kebiasaan sukunya. Misalnya saja dalam hal pernikahan dan tradisi pindah rumah.

Bagaimana tradisi pindah rumah ala Suku Bugis? Jadi, masyarakat yang ingin berpindah rumah biasanya akan melakukan gotong royong dalam memindahkan rumah penduduk yang masih utuh yang notabenenya terbuat dari kayu yang sudah dikosongkan terlebih dahulu. sangat  menarik bukan?

9. Suku Huaulu

Suku Huaulu adalah sebuah suku yang terletak di Maluku. Sebagai suku asli Maluku, Huaulu memang tidak sarat akan modernisasi zaman, tetapi mereka sangat mencintai damai dan dengan tangan terbuka mau menrima siapapun yang ingin mengenal Suku Huaulu lebih jauh.

Konon dimasa terdahulu, suku ini dikenal sebagai bangsa kanibal yang menyeramkan. Seiring bertambahnya zaman, suku ini mulai membuka diri, dibuktikan dengan keramahan dan juga keantusiasannya terhadap alam yang sangat patut dicontoh.

Tradisi terdahulu yang menarik pada salah satu suku bangsa di Indonesia ini adalah, ketika ingin mendirikan rumah adat (Baileo), Suku Huaulu melakukan upacara adat yang katanya menggunakan tengkorak manusia pada setiap sisi tiang.

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya yang corak dan keunikannya tidak tertandingi. Sabang sampai Marauke memiliki keunikan masing-masing yang patut dilestarikan oleh masyarakatnya sebagai salah satu aset bangsa. Itulah tadi beberapa suku bangsa di Indonesia yang sangat menarik untuk dibahas.

Suku Bangsa Di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *