Penyimpangan Sosial : Contoh, Penyebab dan Bentuk Penyimpangannya

penyimpangan sosial

Penyimpangan Sosial – Permasalahan dalam masyarakat pada era sekarang sangat bermacam-macam. Berbagai problema yang terjadi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa hingga sulit untuk dicari solusinya. Penyimpangan sosial yang banyak terjadi membuat negeri ini menjadi tidak harmonis.

Pada dasarnya nilai norma yang ada selalu mengajarkan, mengarahkan serta membimbing untuk tetap membuat masyarakat bersikap baik serta tertib.

Hanya saja, penyimpangan tetap ada baik dari hal kecil hingga besar. Tentu perlunya pengetahuan serta hukuman yang lebih tegas perihal penyimpangan dalam kehidupan sosial sangat diperlukan.


Pengertian Penyimpangan Sosial

Beberapa ahli memberikan penjelasan yang berbeda-beda terkait penyimpangan sosial ini. Seperti misalnya, menurut Robert M.Z Lawang merupakan segala tingkah laku maupun tindakan yang tidak sesuai dalam masyarakat. Ahli James Van Zanden memberikan definisi bahwa setiap tindakan yang dilakukan dengan tercela. Menurut Gillin, memaparkan bahwa setiap tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan norma dan mengakibatkan hilangnya solidaritas dan kekompakan.

Pendapat Paul B. Horton mengartikan bahwa suatu sikap yang telah melanggar norma yang telah ditentukan dalam masyarakat. Menurut Edward Suterhland mendefinisikan bahwa setiap tingkah laku yang melanggar karena sebuah pelanggaran yang menyimpang berdasarkan dari kelompok bergaul yang salah. Sementara itu, menurut Edwin bahwa setiap tindakan dengan memberikan julukan kepada seseorang yang berdasarkan pada hal negatif dalam masyarakat.

Baca Juga: interaksi sosial


Penyebab Dari Penyimpangan Sosial

Pada dasarnya penyebab untuk melakukan perilaku menyimpang bisa dilihat dalam masyarakat itu sendiri. Setiap individu memiliki karakter yang berbeda-beda serta memiliki keinginan masing-masing hingga terjadi suatu penyimpangan. Melakukan tindakan yang menyimpang tentu akan merugikan diri sendiri maupun keluarga. Di bawah ini merupakan beberapa penyebab dari penyimpangan yang perlu diketahui :

1. Perbedaan Status

Adanya perbedaan status dalam masyarakat tentu akan menimbulkan kesenjangan sosial yang berakibat pada penyimpangan yang dilakukan. Melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan norma terkadang dikarenakan dari  status yang berbeda antara miskin dan kaya.

Hal itu bisa terjadi jika di antara kedua status yang berbeda itu tidak saling mengerti. Bisa pula terjadi karena yang kaya biasanya melakukan yang semena-mena karena level kekayaan yang berbeda. Dengan demikian, kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa iri dan akan menimbulkan suatu tindakan yang tidak diinginkan.

2. Dorongan Kebutuhan Ekonomi

Kebutuhan ekonomi pada setiap orang memang sangat beragam. Terkadang ada orang yang tidak menyesuaikan tingkat kemampuannya. Merasa menginginkan pola hidup yang mewah namun pendapatan yang diterima standar atau disebut pas-pasan. Gaya hidup yang ingin mewah serta menginginkan segala kebutuhan yang tercukupi membuat orang untuk melakukan tindakan yang menyimpang seperti merampok, begal maupun penipuan.

3. Keluarga yang Berantakan

Kondisi keluarga memang sangat mempengaruhi keadaan suatu individu untuk melakukan suatu tindakan yang menyimpang. Jika dalam keluarga, khususnya orang tua yang baik-baik saja tentu kehidupan anak-anaknya akan terarah. Namun, jika keluarga berantakan karena terjadi suatu perselingkuhan maupun perceraian tentu akan melakukan tindakan yang menyimpang dikarenakan stres atau ingin melampiaskan kekesalan dengan minum-minuman keras, judi dan sebagainya.

4. Pengaruh dari Media Sosial

Media sosial saat ini memberikan informasi yang beragam. Berita dari internet dan semua media sosial memberitakan kriminal maupun kekerasan. Hal itu jika anak melihat berita yang negatif tersebut bisa saja mengadopsi perilaku yang sama.

Media sosial menjadi pengaruh yang cukup besar dalam melakukan suatu tindakan maupun tingkah laku. Untuk itu sebagai orang tua wajib mengawasi anak-anaknya agar tidak terpengaruh media sosial yang buruk dan tetap bertindak positif.

5. Sosialisasi Nilai-nilai Sub-Kebudayaan yang Menyimpang

Sosialisasi ini terjadi apabila nilai-nilai kebudayaan menyimpang. Dalam hal ini biasanya mengadopsi dari apa yang sudah dilihat lalu diaplikasikan. Tentu nilai budaya yang menyimpang ini menyebabkan dampak negatif.

Contohnya saja seperti seks bebas, yang jika di indonesia melakukan tindakan tersebut merupakan sesuatu yang melanggar norma dan dilarang dalam agama. Namun lain halnya di negara barat yang menganggap perbuatan tersebut bukan merupakan hal yang menyimpang.

6. Pengaruh Lingkungan Pergaulan

Memiliki teman banyak dan mampu berintraksi dengan semua orang memang sangat perlu. Namun pada keadaan sekarang banyak yang salah dalam memilih lingkungan pergaulan. Pergaulan yang positif dan dengan orang baik-baik pasti akan menjadi baik pula.

Berbeda jika lingkungan dalam bergaulnya dengan orang-orang yang sering melakukan tindakan negatif. Jika, anak berada dilingkungan yang tidak benar pasti juga akan mempengaruhi pola hidupnya yang tidak terarah.

7. Kegagalan dalam Sosialisasi

Setiap individu tentu melakukan sosialisasi dalam bermasyarakat. Suatu bentuk hubungan antar individu dengan melakukan interaksi yang benar dan positif. Namun ada juga orang yang gagal dalam melakukan sosialisasi dan bertindak menyimpang dan melanggar norma yang telah ditentukan dalam masyarakat. Hal tersebut juga merupakan salah satu penyebab dalam penyimpangan.

8. Pelampiasan Rasa Kecewa

Hati dan pikiran yang tenang memang perlu dijaga agar setiap tindakan yang dilakukan bisa lebih terarah dan benar. Ada beberapa orang yang tidak bisa mengontrol hatinya dan merasakan kecewa. Rasa tersebut tentu akan didampingi dengan adanya keemosian dan berakibat melakukan tindakan menyimpang.  Contohnya bunuh diri maupun minum-minuman keras yang jelas dilarang dalam agama serta tidak sesuai dengan norma.

Baca Juga: penggolongan hukum


Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial

Setelah mengetahui mengenai penyebabnya, maka perlu juga diketahui beberapa jenis penyimpangan yang dalam sosial masyarakat. Berikut beberapa jenis penyimpangan yang umum terjadi dalam masyarakat:

  • Primer, yang mana hanya melakukan tindakan bersifat sementara dan tidak berulang sehingga masih diterima oleh kelompok umum
  • Sekunder, yaitu seseorang melakukan tindakan secara berulang-ulang walaupun sudah diberi sanksi
  • Individu, yakni apabila melakukan pelanggaran secara individual
  • Kelompok, berbeda dengan yang sebelumnya, penyimpangan dilakukan secara berkelompok

Ciri-Ciri Melakukan Penyimpangan Sosial

Beberapa ciri melakukan penyimpangan menurut Paul B. Horton diantaranya penyimpangan harus dapat didefinisikan. Selain itu,  penyimpangan relatif dan mutlak lalu dapat diterima maupun ditolak. Ciri selanjutnya, terdapat norma-norma penghindaran dalam melakukan penyimpangan, serta penyimpangan yang dilakukan bersifat adaptif.


Contoh Perilaku Yang Menyimpang

Dalam keseharian, perilaku menyimpang memang menjadi bagian dari masyarakat. Berikut contoh perilaku yang menyimpang semakin marak terjadi:

  • Melakukan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan yang terlarang
  • Berjudi
  • Minum-minuman keras
  • Pernikahan antar sesama jenis
  • Perkelahian antar pelajar yang memicu bentuk kenakalan remaja
  • Melakukan tindakan kriminal seperti mencuri, menjambret maupun menodong
  • Melanggar lalu lintas
  • Penyimpangan seksual
  • Balapan liar jalanan
  • Korupsi dan suap
  • Menyinggung SARA.

Sikap Untuk Mengatasi Perilaku Yang Menyimpang

Dari contoh perilaku di atas ada beberapa sikap yang bisa dilakukan untuk mengatasi perilaku tersebut. Di antaranya melakukan pengawasan lebih kepada anak, memberikan pengajaran yang benar. Selain itu perlunya memahami tindakan yang baik dan buruk.

Sikap dibedakan dengan dua bentuk yaitu sikap positif dan sikap negatif. Sikap positif dapat diberikan ketika seseorang melakukan penyimpangan yang masih wajar sehingga seseorang masih memiliki simpati dan memahami. Untuk sikap negatif maksudnya tidak memberikan pengertian dalam setiap peristiwa seperti main hakim sendiri dalam menyelesaikan masalah.

Penjelasan di atas merupakan pemaparan mengenai penyimpangan sosial. Dengan adanya pembahasan artikel seperti di atas diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan serta pengetahuan tentang definisi, jenis, penyebab, maupun ciri-cirinya. Selain itu, melakukan tindakan positif setiap hari tentu akan lebih tenang dibandingkan dengan orang yang sering melakukan kegiatan yang menyimpang.

Penyimpangan Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *