Metamorfosis Sempurna – Bagi seorang ahli biologi, pengertian metamorfosis sempurna merupakan teori yang menjadi bidang penelitiannya. Sedangkan bagi orang awam, mungkin baru mendengar istilah tersebut.

Karena itu, perlu dijelaskan mengenai metamorfosis sempurna, Baik dari segi pengertian maupun ciri-cirinya. Namun, sebelum memasuki pengertian metamorfosis sempurna, perlu pula dijelaskan tentang pengertian metamorfosis.


Pengertian Metamorfosis

Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis adalah perubahan bentuk dan ukuran tubuh binatang sekaligus kebiasaan yang dilakukannya. Dua unsur metamorfosa ini terlihat ketika binatang sedang dalam fase siklus perkembangan.

Sederhananya ialah, metamorfosis merupakan proses biologis yang terjadi pada binatang. Sehingga, akibat proses tersebut, penampilan fisiknya berubah termasuk bentuk dan struktur organ yang ada di dalam tubuhnya.

Sedangkan penyebab proses biologis tersebut ialah terjadinya pertumbuhan sel di dalam tubuh binatang yang berhasil diferensiasi secara radikal dan dinamis oleh metabolisme di dalamnya.

Baca Juga: Metamorfosis Lebah


Jenis-Jenis Metamorfosis

Metamorfosis Sempurna

Lumrahnya, metamorfosis terbagi menjadi dua varian. Hal ini disebabkan oleh perkembangan binatang yang satu dengan yang lain, ternyata memiliki perbedaan. Jenis tersebut dikenal dengan istilah Holometabola atau metamorfosis sempurna dan Hemimetobola atau metamorfosis tidak sempurna. Ini penjelasannya:

Singkatnya, pengertian metamorfosis sempurna ialah metamorfosis yang melewati 4 tahap perkembangan binatang. Metamorfosis yang diistilahkan Holometabolisme ini berkembang dari telur, larva, pupa dan terakhir adalah dewasa.

Gejala dari metamorfosis jenis ini ialah, perkembangan larva dengan fase dewasa tidak sama. Karena binatang yang identik dengan fase perkembangan ini harus melewati fase pupa terlebih dahulu atau fase tidak aktif yang disebut chrysalis. Sedangkan contoh binatang yang menggunakan fase perkembangan dengan proses metamorfosis sempurna ialah katak, kupu-kupu dan nyamuk.

Metamorfosis tidak sempurna adalah proses biologis binatang ketika terjadi fase perkembangbiakan tetapi tidak disertai dengan perubahan bentuk tubuh maupun struktur organ. Karena itu, fase perkembangan ini disebut hemimetabola.

Penyebabnya ialah, metamorfosis tidak sempurna, hanya melewati tiga fase perkembangbiakan. Yaitu dari telur, nimfa baru dewasa. Artinya, metamorfosis ini tidak melewati fase pupa.

Karena hal inilah, binatang yang baru menetas, bentuknya pasti sama dengan bentuk fisik ketika dewasa. Karena ia tidak dipisah oleh fase tidak aktif yang ada pada metamorfosis sempurna.

Lihat saja pada belalang. Hewan ini berkembangbiak dengan sistem metamorfosis tidak sempurna. Maka dari itu, sejak menetas hingga dewasa, bentuknya tetap tidak berubah.

Selain belalang, masih banyak hewan lainnya yang juga menggunakan metamorfosis tidak sempurna seperti rayap, jangkrik, walang, capung, kecoak dan masih banyak yang lainnya.


Pengertian Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna merupakan perkembangbiakan hewan yang melewati fase lengkap. Selain itu, proses biologis ini juga melewati fase tidak aktif, yang membuat struktur tubuh dan organnya mengalami perubahan ketika binatang sudah dewasa.

Metamorfosis semacam ini terlihat pada hewan kupu kupu. Yang mana, ketika masih menjadi larva, hingga menjadi ulat dan kupu-kupu, bentuknya berubah secara signifikan. Dari tidak bersayap hingga memiliki sayap. Perubahan warna binatang juga terlihat dengan jelas.

Jika dilihat dari pengertian ini, ternyata ada kerancuan di dalam berpikir. Yang mana kupu-kupu dianggap hasil metamorfosis tanpa disebutkan metamorfosis jenis yang mana. Padahal antara metamorfosis sempurna dengan jenis lainnya memiliki perbedaan yang jelas.

Maka dari itu, perlu kiranya, materi tentang metamorfosis sempurna ini lebih dimatangkan di sekolah-sekolah. Supaya siswa bisa membedakan antara hewan dengan perkembangan metamorfosis sempurna dengan hewan hasil metamorfosis jenis yang lain.

Baca Juga: Metamorfosis Ayam


Contoh Hewan Yang Berkembangbiak Dengan Metamorfosis Sempurna

Contoh hewan yang berkembangbiak dengan metamorfosis sempurna cukup banyak. Diantaranya yang akan disebutkan di bawah. Silakan disimak semoga ada manfaatnya.

1. Kupu-Kupu

1. Kupu-Kupu

Kupu kupu adalah hewan yang mengalami proses metamorfosis sempurna. Fase perkembangbiakannya saja melewati 4 bentuk yaitu telur, larva, pupa dan imigo. Metamorfosis yang unik dan lengkap.

Fase setelah telur menetas disebut larva.. Sedangkan istilah untuk larva kupu kupu disebut ulat. Binatang yang sering ditemukan termasuk di Indonesia.

Ketika masih berbentuk ulat, binatang ini mulai mencari makan sendiri. Termasuk juga melakukan pergantian kulit yang menurut ahli bisa mencapai 4 sampai 6 kali. Proses inilah yang disebut instar.

Ketika larva sudah melakukan pergantian kulit (instar), saat itulah, ulat tersebut akan mencari tempat yang lebih aman. Salah satunya dengan melekat pada dedaunan. Setelah fase inilah, larva akan berganti menjadi pupa. Di tahap inilah, ulat berubah bentuk menjadi kepompong.

Di fase pupa, kepompong tidak mengalami perkembangan. Karena itu, tahapan ini disebut fase tidak aktif. Sedangkan masa yang terpendek adalah satu minggu. Yang terlama ialah 20 hari hingga satu bulan. Baru ketika melewati masa tersebut, kepompong akan berubah menjadi kupu kupu.

2. Nyamuk

Nyamuk

Hewan yang juga menggunakan proses metamorfosis sempurna selain kupu kupu adalah nyamuk. Karena ketika masih berupa telur, induk nyamuk akan meletakkannya di tempat yang lembap seperti genangan air dan selainnya. Baru setelah itu penetasan bisa terjadi.

Pasca tetas, telur akan berubah bentuk menjadi jentik nyamuk. Jika sudah di sini, berarti nyamuk sudah memasuki fase larva. Di tahap inilah, pergantian kulit terjadi. Baru satu minggu selanjutnya, larva atau jentik nyamuk akan melewati masa tidak aktif yang disebut fase pupa.

Di fase pupa, tidak hanya bentuk tubuh yang berubah, tetapi jentik sudah siap terbang. Organ tubuhnya juga sudah lengkap. Bisa dikatakan fase inilah persiapan jentik berubah menjadi nyamuk dewasa.

Baru pada tahapan yang terakhir yaitu imigo, nyamuk sudah bisa terbang. Hewan ini mulai bergerak untuk mencari makanan. Yang salah satunya dengan cara menghisap darah manusia.

3. Lalat

Lalat

Menurut ahli biologi, lalat juga binatang yang berkembang dengan menggunakan proses metamorfosis sempurna. Sama dengan nyamuk, telur lalat akan disimpan induknya di tempat yang lembap dan kotor. Karena di sanalah terdapat protein yang bisa dijadikan makanan untuk larva lalat setelah menetas.

Sedangkan perpindahan fase telur ke larva, berjalan sangat cepat. Kabarnya, hanya membutuhkan satu hari saja. Setelah penetasan tersebut, larva lalat muncul dengan bentuk baru yang disebut belatung.  Di fase ini, lalat mulai memakan protein yang ada di dekatnya.

Beberapa saat di fase larva, belatung akan segera memasuki fase pupa. Gejalanya ialah, tubuh mulai berkembang dan keras ketika diraba. Sedangkan masa larva ke pupa membutuhkan waktu dua hari saja. Pada hari ke tiga bahkan satu minggu, mulai muncul sayap. Ini pertanda, binatang ini sudah melewati fase pupa dan mendekati fase dewasa.

4. Katak

Katak

Katak juga dianggap bermetamorfosis secara sempurna. Telurnya diikat oleh gel khusus yang dilepas begitu saja oleh induknya. Ketika sudah melewati masa 21 hari, embrio akan menetas karena berhasil memakan gel yang menutupinya sekaligus kuning telur mereka sendiri.

Pada tahap ini, mereka sudah memasuki fase larva. Telur dengan gel yang menetas tersebut, sudah berganti bentuk menjadi kecebong. Ada juga yang menyebutnya hewan berudu. Salah satu ciri tubuhnya ialah sudah memiliki ekor dan mampu berenang di dalam air. Di tahap metamorfosis inilah, binatang katak dideteksi bernapas menggunakan organ tubuh bernama insang.

Ketika sudah melewati masa 5 minggu hingga dua bulan, fase pupa muncul. Perubahan katak mulai jelas, termasuk cara bernapasnya yang menggunakan paru paru. Fase ini membutuhkan waktu 3 minggu. Setelah itu, baru katak memasuki tahap dewasa.

Demikian pengertian metamorfosis sempurna yang dijelaskan bersamaan dengan contoh-contoh hewannya. Semoga bisa menjadi tambahan ilmu, utamanya bagi para pelajar dan ilmuwan.

Metamorfosis Sempurna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like