Metamorfosis Ayam : Gambar, Proses, Tahapan dan Penjelasannya

3 min read

metamorfosis ayam

Metamorfosis Ayam – Ayam merupakan salah satu jenis unggas yang banyak hidup di lingkungan manusia. Ayam berkembang biak dengan bertelur. Sebagian orang menganggap metamorfosis ayam merupakan salah satu bentuk metamorfosis tidak sempurna.

Sedangkan sebagian orang  lainnya menganggap bahwa daur hidup ayam bukanlah bentuk metamorfosis. Karena daur hidupnya yang dimulai dari telur. Selain itu perubahan pada ayam hanya tampak pada ukurannya saja bukan bentuknya.

Sebelumnya banyak perdebatan yang menggolongkan ayam sebagai hewan yang bermetamorfosis atau bukan.  Oleh sebab itu pada pembahasan ini akan dijelaskan mengenai daur hidup dan hubungannya dengan metamorfosis.


Penjelasan Singkat Seputar Ayam

Metamorfosis Ayam

Untuk mengetahui perihal daur hidup atau metamorfosis ayam akan dijelaskan secara singkat mengenai klasifikasi ayam. Ayam merupakan salah satu jenis unggas yang banyak dipelihara manusia. Hewan ini memiliki nama latin gallus gallus domesticus dan berasal dari kingdom animalia.

Ayam memiliki bulu yang menutupi seluruh tubuhnya. Bulu ini akan berbeda seiring tumbuh kembang ayam dari anak menjadi dewasa. Bahkan pada ayam jantan dan betina pun memiliki ciri yang berbeda.

Hewan ini banyak dijadikan sebagai hewan peliharaan atau hewan ternak karena kandungan protein yang tinggi pada daging dan telurnya. Selain itu pengembangbiakkan ayam cukup mudah dilakukan.  Tak hanya manfaat dari ayam yang baik bagi tubuh manusia, harga ayam juga tergolong murah.

Di Indonesia sendiri banyak jenis ayam yang dipelihara oleh perorangan maupun peternakan. Mulai dari ayam keriting, ayam cemani, ayam bangkok, ayam kampung, dan ayam negeri yang banyak dijual dagingnya di pertokoan.

Ayam pada umumnya memiliki masa hidup selama 15-20 tahun. Seperti halnya pada kucing dan anjing. Jenis unggas ini juga tergolong mudah beradaptasi pada lingkungan baru. Oleh sebab itu ayam dapat hidup di sekitar manusia tanpa merasa terganggu.

Baca Juga: Metamorfosis Semut


Apa itu Daur Hidup?

Sebelum membahas mengenai metamorfosis ayam ada baiknya dipahami terlebih dahulu tentang daur hidup. Banyak yang beranggapan bahwa daur hidup merupakan metamorfosis. Padahal keduanya merupakan proses yang berbeda yang terjadi pada makhluk hidup.

Daur hidup merupakan sebuah siklus kehidupan yang terjadi pada setiap makhluk. Sedangkan metamorfosis hanya terjadi pada hewan tertentu saja, seperti serangga. Metamorfosis sendiri merupakan salah proses perkembangan dalam biologi yang dicirikan dengan perubahan bentuk fisik pada beberapa tahap.

Hal ini dapat terjadi setelah menetas maupun setelah dilahirkan.  Tidak semua hewan atau makhluk hidup mengalami proses metamorfosis. Namun, semua hewan pasti mengalami daur hidup.

Sebenarnya metamorfosis merupakan salah satu bagian dari daur hidup hewan. Hanya saja pada prosesnya tedapat perbedaan antara hewan yang bermetamorfosis dan hewan yang tidak bermetamorfosis.


Jenis Daur Hidup

Metamorfosis Ayam

Daur hidup pada hewan dibedakan mejadi dua, yaitu tanpa metamorfosis dan dengan metamorfosis. Adapun penjelasaanya adalah sebagai berikut:

A. Daur Hidup Dengan Metamorfosis

Daur hidup dengan metamorfosis adalah proses perubahan fisik yang terjadi pada hewan saat menuju dewasa. Proses ini dapat terjadi setelah menetas maupun setelah hewan dilahirkan. Sementara metamorfosis sendiri dibedakan menjadi dua yaitu sebagai berikut:

Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna merupakan perubahan yang terjadi pada hewan yang memiliki bentuk berbeda dengan induknya. Seperti pada kupu-kupu, nyamuk, dan katak. Pada proses pertumbuhannya biasanya terdapat empat fase, yaitu telur-lava-pupa-imago/dewasa.

Perubahan yang terjadi dimulai dari telur yang menetas menjadi larva. Saat menjadi larva hewan menjadi lebih produktif dalam mengkonsumsi makanan. Selanjutnya pada tahap pupa, hewan akan berpuasa sebelum menjadi dewasa. Pada tahap ini hewan akan membentuk kepompong.

Tahap terakhir adalah imago atau dewasa. Imago merupakan tahap terakhir di mana pada fase ini hewan telah siap untuk berkembang biak kembali. Proses ini terus berulang pada hewan.

Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis tidak sempurna merupakan proses metamorfosis yang hanya melalui tiga fase, yaitu telur, nimfa dan hewan dewasa. Proses ini biasanya terjadi pada belalang, capung, kecoa dan jangkrik.

Perubahan fisik pada metamorfosis tidak sempurna dimulai dari telur yang kemudian berubah menjadi nimfa. Nimfa merupakan bentuk hewan muda yang mirip dengan hewan dewasa. Oleh karena itu pada proses metamorfosis ini dikatakan tidak sempurna.

B. Daur Hidup Tanpa Metamorfosis

Daur hidup tanpa metamorfosis artinya pada pertumbuhannya menjadi hewan dewasa tidak terdapat perubahan fisik yang mencolok pada hewan. Bentuk fisik antara hewan muda setelah dilahirkan dan setelah menjadi dewasa hanya mengalami perubahan ukuran.

Daur hidup ini banyak dijumpai pada hewan yang berkembang biak dengan melahirkan, seperti harimau, kucing, anjing, dan sebagainya. Kebanyakan hewan tersebut memiliki bentuk yang mirip dengan induknya setelah dilahirkan.

Baca Juga: Metamorfosis Kupu Kupu


Daur Hidup Ayam

Metamorfosis Ayam

Daur hidup ayam sebenarnya bukan termasuk proses metamorfosis. Metamorfosis ayam terjadi pada ukuran tubuhnya saja, tidak pada bentuk fisiknya. Namun tak sedikit yang beranggapan bahwa hal itu merupakan metamorfosis tidak sempurna. Berikut adalah proses pertumbuhannya:

1. Telur

1. Telur

Seperti hewan yang berkembang biak dengan bertelur lainnya. Telur ayam merupakan wadah yang mengandung zigot sebagai tempat berkembangnya embrio. Dalam proses penetasannya ayam membutuhkan waktu kurang lebih 21 hari.

Pada fase ini, induk ayam akan mengerami telurnya untuk menjaga suhu telur dalam keadaan hangat. Namun, di era modern sudah banyak peternakan yang menggunakan metode inkubator untuk menetaskan telur.

2. Anak Ayam

2. Anak Ayam

Selanjutnya setelah telur menetas embrio tadi berubah menjadi anak ayam. Anak ayam yang baru menetas ini biasanya membutuhkan penghangat untuk menjaga suhu tubuhnya. Dalam proses alaminya induk ayam akan terus mengerami anaknya sampai berusia 3 hari.

Setelah hari ketiga tersebut akan muncul beberapa bulu pada ayam jenis betina yang pertumbuhannya jauh lebih cepat. Sedangkan pada ayam jantan pertumbuhannya bulunya lebih lambat saat masih dalam fase anak ayam.

3. Ayam Dewasa

3. Ayam Dewasa

Tahap terakhir dari metamorfosis ayam ini adalah menjadi ayam dewasa. Pada tahap ini bulu halus pada anak ayam telah berubah menjadi bulu yang lebat dan kaku seperti induknya. Terdapat perbedaan yang signifikan pada ayam jantan dan betina dalam fase ini.

Ayam jantan dewasa akan berukuran lebih besar dengan kaki dan leher lebih jenjang. Sedangkan ayam betina akan terlihat lebih bulat. Ciri yang berbeda lainnya juga dapat dilihat pada bulunya. Bulu pada ekor ayam jantan lebih panjang dibanding ayam betina.

Pada fase ini pula ayam siap berkembang biak. Proses reproduksi biasanya terjadi ketika ayam berusia 6 bulan atau lebih.


Cara Berkembang Biak Ayam

Metamorfosis Ayam

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ayam merupakan hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur atau ovipar. Proses perkembangbiakan pada ayam rumahan dengan ayam peternakan terkadang juga berbeda.

Ayam yang dipelihara rumahan akan berkembang biak secara alami. Sedangkan ayam negeri atau ayam peternakan biasanya melalui dengan cara penyuntikan hormon. Meski demikian proses pertumbuhan yang terjadi tetap sama, hanya dengan perlakuan yang berbeda.

Itulah penjelasan singkat mengenai siklus hidup ayam dan metamorfosis ayam. Apabila dilihat dari pengertian metamorfosis, ayam bukanlah hewan yang daur hidupnya bermetamorfosis. Tapi pada pertumbuhannya ayam dapat dikatakan melakukan metamorfosis tidak sempurna dari telur menuju ayam dewasa.

Metamorfosis Ayam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *