Lagu Daerah NTB

4 min read

lagu daerah ntb

Lagu Daerah NTB – Pembahasan kali ini yaitu mengenai lagu daerah NTB (Nusa Tenggara Barat) yang merupakan bagian dari wilayah Indonesia. Letaknya ada di sebelah timur dari Pulau Jawa dan masih termasuk dalam gugusan Sunda Kecil. Terdiri dari pulau-pulau meliputi Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.


Sekilas Tentang NTB

Lagu Daerah NTB

NTB termasuk salah satu propinsi yang ada di Indonesia dengan batas-batas wilayahnya yaitu sebelah utara laut Bali dan laut Flores, sebelah selatan Samudera Indonesia, sebelah barat selat Lombok dan sebelah timur Selat Sape. Ibu kota Propinsi Nusa Tenggara Barat ada di kota Mataram.

Seperti pada umumnya di setiap Propinsi di Indonesia, yang jumlah propinsinya ada 34 Propinsi. Nusa Tenggara Barat juga kaya akan kebudayaan daerah, di antaranya termasuk lagu daerah NTB merupakan satu kekayaan lagu-lagu daerah di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Lagu Daerah Medan


Macam-Macam Lagu Daerah NTB

Lagu Daerah NTB

Beberapa lagu daerah NTB di antaranya yaitu lagu Kadal Nongak, Gugur Mayang, Tutu Koda, Tebe O Nana, Pai Mura Rame, Moree, dan lagu Halele U Ala De Teang.  Untuk lagu-lagu yang berasal dari Nusa Tenggara Barat, hanya sebagian yang dapat dimengerti artinya, yaitu lagu Kadal Nogak dan lagu Gugur Mayang.

Baca Juga: Lagu Daerah Apuse  

1. Kadal Nongak (Pulau Lombok)

Kadal nongaq leq kesambiq
Benang kataq setakilan
Aduh dende..
Mun cempake siq kembang sandat
Saq sengake jari sahabat

Tajah onyak ndek ne matiq
Payu salaq kejarian
Aduh dende..
Mun cempake siq kembang sandat
Saq sengake jari sahabat

Arti Lagu Kadal Nongak: Kadal nongak adalah kadal yang menghadap ke atas. Leq kesambiq artinya di pohon kesambiq (pohon berduri). Benang kataq yang mempunyai makna benang yang mentah dan telah usang dimakan waktu. Setekilan mempunyai makna satu gantung besar yang penuh. Tajah onyak bermakna telah dinasehati secara baik. Deq ne matiq artinya tidak menggubris dan memperhatikan.

Payu salaq kejarian bermakna terkena musibah karena perbuatannya. Aduh dende yaitu sebutan untuk gadis secara halus, penuh kasih sayang. Mun cempake siq kembang sandat artinya bunga cempaka dan bunga labu. Saq sengake jari sahabat artinya sudah seharusnya atau sudah semestinya jika orang yang lebih tua itu dijadikan sahabat sehingga semestinya didengar nasehatnya.

Lagu ini berbentuk syair nasehat untuk pendidikan anak-anak usia sekitar sekolah dasar hingga sekolah menengah. Isinya tentang kisah seorang gadis berasal dari keluarga kerajaan Selaparang (nama sebuah kerajaan di pulau Lombok) berada di kawasan Lombok Timur. Gadis itu merupakan seorang putri, yang tidak mau mendengar kata-kata nasehat dari kakaknya yang merupakan pangeran di kerajaan itu.

Akibatnya sang gadis mendapatkan hukuman atas kesalahan yang telah diperbuatnya. Sang permaisuri raja, yaitu istri raja yang merupakan ibu si gadis merasa sedih hati. Sehingga ia mencoba menasehati anak gadisnya dengan bersyair. Syair ini kemudian terkenal seiring bertobatnya si gadis. Lagu ini dikenal dan telah membudaya di masyarakat Lombok.

2. Gugur Mayang (Suku Sasak, Lombok)

Gugur mayang kahuripan

Kembang gadung sedin gunung

Awun-awun panas jelo

Aseq ate lalo telang adoh dende

Umbak umbul leq tembuang

Rendo tangis gumi sasak

Pasek dese ilang sirne

Kahuripan besengkale gusti rangge

Gong medaye side nune

Semu ayu bales ale

Eling-eling ringu baye

Mangde jari tutue mudi leq semeton jari

Salah satu lagu daerah NTB ini menceritakan mengenai pesan dan nasehat yang harus disampaikan kepada generasi penerus. Bercerita menggunakan lagu dengan nada sedih bahwa tidak semua budi baik dibalas dengan kebaikan pula. Berikut arti dari tiap-tiap bait isi lagu Gugur Mayang.

Gugur Mayang kahuripan kembang gadung sedin gunung, Aun Aun panas jelo aseq ate lalo telang aduh dende: (Gugur Mayang tembang kehidupan bumi Sasak, tatkala serpihan mayang kehidupan berguguran, bunga-bunga gadung menapak di tepian gunung, Ketika kabut datang menyelimuti mentari pagi, sedih mengelana memelas asih, hai kehidupan, duh dende)

Umbak umbul leq tembuang, rendo tangis gumi Sasak, Pasek dese ilang sirne, besengkale duh Ki Rangge: (gemuruh gelombang pantai selatan, riuh tangis bumi Sasak, sang dambaan  dan kebanggaan telah musnah sirna, Itulah sejarah kehidupan yang telah membawa petaka duh Ki Rangge)

Gong medaye side nune semu ayu bales ale, Iling-iling ring ubaye mangde jari tutur mudi leq semeton jari: (Gaung peringatan telah disampaikan untukmu hai manusia, Ingatlah ada kalanya budi baik dibalas dengan kejahatan, Ingatkanlah, tuturkanlah sejarah itu kepada sanak saudaramu)

3. Tutu Koda

O ina beten melewan lau doan
O ina saren motanan rae lela
Panadi maan tun pulo pai getan
Rawe di maan wulan le mamatan

Mo aman langsung ke nobo taran bala
Kemata lali go ena lalo dang
Naku mo pana di mulo duli tukang
Paten moi betu beri buratu

Lagu daerah NTB Tutu Koda ini ada sebagian sumber yang menganggap bahwa asal yang sebenarnya adalah dari NTT. Seiring dengan berjalannya waktu tetap diputuskan bahwa lagu ini berasal dari NTB. Keputusan ini didapat dari begitu banyaknya yang menyatakan bahwa lagu ini berasal dari NTB.

Mengenai pencipta lagu daerah NTB untuk kesemuanya tidak diketahui siapa penciptanya. Bagaimanapun lagu daerah yang satu ini tetap lestari dan menjadi salah satu kebudayaan lagu di Indonesia yang berasal dari NTB. Adapun lagu ini bercerita tentang pengalaman hidup seorang anak kampung atau anak yang berasal dari desa.

4. Tebe O nana

Tebe o nana o tebe onana
E hau tebe o nana
E hau tebe o nana
tebe o nana nanensa
E hau na nanensa

E do re re do
O e do re re do
E hau tebe o nana
E hau tebe o nana
tebe o nana nanensa
E hau na nanensa

Lagu daerah NTB yang satu ini belum diketahui makna dari kata-kata yang dibuat sebagai syair lagu tersebut. Adapun syairnya yaitu Tebe o nana o tebe o nana, E hau tebe o nana, E hau tebe o nana, Tebe o nana nonensa, Reff: E do re  re do, O e do re re do, E hau tebe o nana, E hau tebe o nana, Tebe onana nanensa, E hau na nanensa

Pencipta lagunyapun juga tidak diketahui siapa yang telah menciptkannya dan sejak kapan tercipta lagu daerah NTB Tebe O nana. Lagu ini merupakan lagu wajib daerah Nusa Tenggara Barat dan semua siswa sekolah yag berada di NTB wajib mengetahui dan bisa menyanyikannya.

5. Pai Mura Rame

Pai mura rame rame ka kano arie
Tula solao hamura rame rame
Buat senang cuma ini malam saja
Tutup kronik kata sayonara
Sudahlah dekat dekat di ambang pintu
Mari bermaafan mari frater baru mengikat janji
Ingat ingat dalam doa dalam panggilan kita bersama

Lagu daerah yang satu ini dari kata-kata syair yang digunakan seperti mengajak bersenang-senang sesaat sebelum masa perpisahan. Seperti halnya pada lagu sayonara yang dinyanyikan anak-anak TK ketika hendak pulang.

Lagu ini mengajak untuk bermaaf-maafan sebelum berpisah, saling mengikat janji pertemanan yang selama ini terjalin dan saling mendoakan satu sama lain. Jangan lupakan pula mengenai kenangan yang telah dilalui bersama. Kurang lebihnya dari kata-kata yang ditangkap seperti itu.

6. Moree

More …
Eweta more e … …
Atedo do dauto kitiko
Rendo noona rauda kaka longgo

Atedo do dau to kitiko
Rendo noona rau ra lo o
Elele … … o songge se
Onea tekan mawero
Amate tebokan olare

Lagu More….., Evita more e…., Lebih menggambarkan kebudayaan lagu daerah NTB melalui ragam bahasa dan tariannya. Mengenai arti dan makna masih belum memahami dengan pasti, namun bagaimanapun semuanya membawakan kebersamaan.

7. Hulele U-Ala De Teang

Nusa Tenggara Timur

Helele u ala de teang
Die jarang aming plaju
Jarang aming gebah humang
Udi keda benu miju

Berikutnya yaitu lagu Hulele U-Ala De Teang. Lagu daerah NTB satu ini merupakan lagu daerah terkenal juga dan merupakan lagu daerah wajib bagi siswa dan siswi NTB yang perlu diketahui.

Bagaimanapun bahasa daerah yang digunakan terutama dalam lagu daerah NTB, sebagai warga negara yang baik wajib melestarikan dan membudayakannya. Semakin banyak serta beraneka ragam budaya maka akan semakin kayalah negara Indonesia ini. Meskipun tidak dan kurang mengerti bahasa yang digunakannya, tidak ada salahnya tetap menghargai dan menghormati satu dengan lainnya.

Terutama bagi warga propinsi NTB sendiri siswa siswi yang bersekolah disana wajib memahami dan bisa menyanyikannya sebagai wujud keberlangsungannya lagu daerah NTB ini. Hal ini dikarenakan era globalisasi yang semakin pesat, tidak akan tampak baik apabila ternyata orang asinglah yang lebih bisa menyanyikannya.

Sekian artikel yang membahas mengenai beberapa lagu daerah NTB (Nusa Tenggara Barat), semoga bermanfaat bagi pembaca. Sekiranya ada beberapa kekurangan maka tak menutup kemungkinan suatu saat akan segera dilengkapi pembahasan mengenai lagu daerah ini.

Lagu Daerah NTB

Lagu Daerah Palembang

Vera Apriani
5 min read

Lagu Daerah Maluku

Vera Apriani
5 min read

Lagu Daerah Lampung

Vera Apriani
7 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *