Pengertian Banjir Adalah : Penyebab, Jenis, Akbiat dan Proses Terjadinya

2 min read

Pengertian Banjir – Pengertian banjir diartikan sebagai salah satu bencana di mana kondisi suatu wilayah terendam air karena luapan air yang berlebihan dan menggenang.

Fenomena alam ini kerap terjadi di daratan kering dengan kawasan resapan air yang kurang. Di mana di Indonesia sendiri, bencana banjir hampir setiap tahun melanda kota-kota besar hingga mengakibatkan kerugian yang jumlahnya tidak sedikit.


Pengertian Banjir

 

Banjir merupakan fenomena alam di mana aliran air yang berlebihan meluap hingga menggenangi daratan. Dalam KBBI, banjir artinya berair banyak dan deras kadang-kadang meluap, peristiwa terbenamnya daratan karena peningkatan volume air. Atau sederhananya, pengertian banjir ialah kondisi terendamnya daratan karena air yang berlebihan hingga tidak lagi mampu diserap oleh tanah.

Sementara menurut beberapa ahli, banjir adalah daratan yang terendam oleh air yang berlebih dan melimpah. Yang mana nantinya limpahan air tersebut akan kembali surut sehingga hanya bersifat sementara waktu. Di kalangan masyarakat sendiri, peristiwa banjir dipandang sebagai kondisi buruk yang dapat menimbulkan kerusakan pada sarana dan prasarana atau bahkan hingga kematian.

Banjir biasanya terjadi karena sumber di sekitar daratan seperti sungai, danau atau laut tidak lagi bisa menampung air sebab volume air yang meningkat. Yang mana kondisi ini mengakibatkan air tersebut meluap hingga ke daratan.

Baca Juga: Pengertian Kesehatan


Jenis-Jenis Banjir

 

Jika dilihat dari penyebabnya, banjir terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

Banjir Air

Merupakan jenis banjir yang paling sering terjadi dan umum diketahui banyak orang. Banjir air disebabkan oleh air sungai, danau, selokan atau aliran air lain meluap hingga menggenangi daratan sekitarnya. Jenis banjir air ini biasanya diakibatkan karena hujan yang turun secara terus menerus sehingga membuat air berlebihan dan tidak mampu lagi ditampung.

Banjir Bandang

Banjir ini tidak hanya membawa air tetapi juga lumpur dan material lainnya. Banjir bandang seringkali mengakibatkan kerusakan yang sangat besar dan berbahaya karena mampu menghanyutkan apapun termasuk pohon dan batu besar. Umumnya banjir ini terjadi di daerah pegunungan dengan menyerupai longsor dan disebabkan oleh hujan lebat yang berlangsung cepat.

Banjir Lumpur

Pengertian banjir lumpur adalah jenis banjir yang membawa material lumpur. Namun berbeda dengan lumpur yang dibawa banjir bandang, lumpur yang terbawa banjir lumpur berasal dari dalam bumi dan mengandung bahan gas kimia beracun. Lumpur ini umumnya berwarna coklat atau abu-abu, bertekstur licin dan dapat dijumpai di dasar sumber air atau genangan air.

Banjir Rob

Merupakan banjir yang disebabkan oleh pasangnya air laut, di mana jenis banjir ini terjadi di daerah pesisir pantai atau dataran yang lebih rendah dari permukaan air laut. Air laut yang pasang umumnya akan menahan air sungai yang menumpuk. Namun karena tidak kuat menahan, tanggul akhirnya jebol sehingga air menggenangi daratan.

Banjir Lahar

Jenis banjir ini terjadi akibat adanya erupsi gunung berapi yang mengeluarkan lahar dingin. Yang mana lahar tersebut akan menyebar di daratan sekitarnya bahkan hingga masuk ke dasar sungai atau danau. Sehingga akan menyebabkan pendangkalan hingga mengakibatkan air meluap dengan membawa lahar. Jenis banjir lahar ini tergolong sangat jarang terjadi.

Banjir Cileunang

Hampir sama seperti banjir air, namun jenis banjir cileunang lebih disebabkan karena hujan deras sehingga membuat debit air tinggi. Sedangkan airnya tidak dapat langsung mengalir ke selokan karena aliran yang tersumbat. Terjadinya banjir ini sendiri sangat cepat saat hujan deras, atau sederhananya pengertian banjir cileunang ini adalah banjir saat hujan tiba atau dadakan.

Baca Juga: Pengertian Kebugaran Jasmani


Penyebab Terjadinya Banjir

 

Terjadinya banjir umumnya disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:

Intensitas Hujan yang Tinggi

Setiap daerah memiliki kemampuan untuk menyerap air, tapi jika hujan lebat terus berlangsung maka debit air meningkat hingga air tidak muat lagi ditampung oleh sungai dan bendungan ataupun terserap ke dalam tanah sehingga mengakibatkan air meluber ke daratan.

Kurangnya Daerah Resapan Air

Daerah resapan air sangat penting agar air dapat meresap ke dalam tanah. Kurangnya daerah yang seharusnya menjadi resapan air membuat air tergenang dan mengakibatkan. Terlebih lagi di daerah perkotaan, daerah resapan justru tertutupi aspal dan beton sehingga menghalangi air masuk tanah.

Penebangan Hutan Secara Liar

Hutan dengan banyak pohon berguna agar air cepat masuk ke tanah sehingga tidak menggenang. Yang mana jika terjadi penebangan hutan secara liar atau bahkan hingga membuat hutan gundul. Ini mengakibatkan air akan langsung mengalir ke daerah daratan lebih rendah sehingga terjadi banjir.

Kurangnya Kesadaran Masyarakat

Faktor penyebab ini meliputi banyak hal, seperti buang sampah sembarangan, mendirikan bangunan di daerah resapan air dan bantaran sungai, buruknya sistem saluran air, kondisi sungai yang tercemar dan lainnya. Yang mana kelestarian dan kebersihan lingkungan diabaikan.

Daerah Daratan Rendah

Daerah yang berada di daratan rendah lebih beresiko terkena banjir. Karena luapan air dari daratan yang lebih tinggi akan mengalir ke dataran yang lebih rendah terutama jika hujan terjadi terus menerus.

Itulah pengertian banjir dan beberapa jenis serta penyebab terjadinya banjir. Untuk upaya pengendalian banjir sendiri, dibutuhkan kesadaran dan tindakan nyata dari seluruh pihak dalam menata dan menjaga lingkungan.

Pengertian Banjir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *